LAMPUNG TREND - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri acara Pelantikan Asosiasi Pengelola Pelatihan Tenaga Kerja Indonesia (AP2TKI) Provinsi Lampung Periode 2022-2027, di Hotel Nusantara Syariah Ruang Graha Lt.III, Bandar Lampung, Kamis (3/11/2022).
Pada kesempatan itu, Gubernur Arinal juga melepas 250 Pekerja Migran Indonesia asal Lampung, yang ditandai dengan penyerahan dokumen CPMI secara simbolis.
Pelantikan pengurus AP2TKI dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP AP2TKI Lolynda Usman, berdasarkan Surat Keputusan DPP AP2TKI Nomor: 004 / SK-Provinsi Lampung / DPD-AP2TKI / IX / 2022.
Adapun susunan kepengurusan AP2TKI Provinsi Lampung diantaranya Yunidar (Ketua), Rafaeli Hia (Sekretaris I), Suhendi (Sekretaris II), Bakti Sulistyo Wati (Bendahara I), dan Ika Yuliana Zahrun (Bendahara II).
"Selamat kepada Pengurus DPD AP2TKI Provinsi Lampung yang telah diberikan mandat oleh ketua DPP AP2TKI untuk dapat memberikan kontribusi positif terhadap pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Bagi Calon Pekerja Migran Indonesia khususnya asal Provinsi Lampung," ujar Gubernur Arinal.
Gubernur Arinal menyampaikan bahwa kondisi angkatan kerja pada Februari 2022 terdiri atas 4,76 juta orang penduduk yang bekerja dan 214,3 ribu orang pengangguran.
Sejalan dengan jumlah angkatan kerja, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga mempunyai pola yang serupa. TPAK pada Februari 2022 sebesar 72,51 persen, yaitu naik 0,78 persen poin dibanding Februari 2021.
Gubernur Arinal menjelaskan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) memiliki kontribusi terhadap perekonomian serta dalam perluasan kesempatan kerja.
Saat ini untuk melindungi Pekerja Migran Indonesia asal Lampung terhadap pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh oknum, Provinsi Lampung melalui Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung menginisiasi pembentukan Layanan Terpadu Satu Atap Pekerja Migran Indonesia (LTSA-PMI).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar